Rumah di Bantaran Sungai Deli Digerebek
MEDAN — Sebuah rumah di kawasan pemukiman padat penduduk di bantaran Sungai Deli, Jalan Badur, Kecamatan Medan Maimun, diduga dijadikan sarang peredaran narkoba. Rumah tersebut digerebek personel Satresnarkoba Polrestabes Medan pada Rabu (12/8) sore.
Dalam penggerebekan tersebut, polisi mengamankan tiga orang yang diduga terlibat dalam peredaran narkotika jenis sabu. Dua di antaranya merupakan pria berinisial KW (32) dan JE (37), warga setempat. Keduanya diamankan setelah kedapatan memiliki sabu.
Pengungkapan kasus ini bermula dari informasi masyarakat yang resah dengan dugaan aktivitas jual beli narkoba di rumah tersebut.

Untuk mencapai lokasi, petugas harus menyusuri gang sempit yang berada persis di kawasan bantaran Sungai Deli. Dari lokasi, polisi kemudian melakukan pemeriksaan dan mengamankan dua pria yang diduga sebagai pengguna sekaligus bagian dari jaringan peredaran narkoba.
Kasatresnarkoba Polrestabes Medan AKBP Rafli Yusuf Nugraha, SH, SIK, MIP, mengatakan, dari hasil pemeriksaan awal, kedua pria tersebut mengaku mendapatkan narkoba dari seorang ibu rumah tangga berinisial EH (50).

“Awalnya kami menangkap dua pria dalam penggerebekan. Kemudian keduanya mengaku mendapat narkoba dari seorang ibu rumah tangga yakni EH (50), yang kemudian kami tangkap,” ujar Rafli.
Menurut Rafli, EH mengaku baru sekitar satu bulan terlibat dalam bisnis haram tersebut. Meski demikian, polisi masih melakukan pendalaman untuk mengungkap sejauh mana keterlibatan EH dalam jaringan peredaran narkoba.
Dari rumah tersebut, petugas menyita tiga paket sabu siap edar, sejumlah uang yang diduga hasil penjualan narkoba, beberapa alat hisap sabu, serta rokok elektrik.
“Selain beberapa barang bukti narkoba, kami juga menemukan rokok elektrik yang sedang kami teliti apakah mengandung narkoba atau tidak,” jelasnya.

Saat ini, Satresnarkoba Polrestabes Medan masih melakukan pengembangan dan memburu pihak yang diduga menjadi pemasok narkoba kepada para pelaku.
Polisi juga mengajak masyarakat untuk tidak takut memberikan informasi apabila mengetahui adanya aktivitas peredaran narkoba di lingkungan tempat tinggal.
“Kasus ini masih akan kami kembangkan. Ayo masyarakat Kota Medan, kita lawan seluruh peredaran narkoba, kita putus rantainya, kita selamatkan genRumah di Bantaran Sungai Deli Digerebekerasi bangsa,” pungkas Rafli. (Syahdan)