Adi Warman Lubis Sampaikan Ucapan HUT ke-63
MEDAN – Ketua Umum (Ketum) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) TKN Kompas Nusantara sekaligus Ketum PAGAR UNRI Prabowo-Gibran untuk Rakyat Indonesia, Adi Warman Lubis, menyampaikan ucapan selamat Hari Ulang Tahun (HUT) ke-63 kepada Bunda Indah.
Ucapan tersebut disampaikan Adi Warman Lubis pada Kamis (13/8/2026) di Kantor DPP TKN Kompas Nusantara, Jalan Prof. H.M. Yamin, S.H. No. 202, Medan.
Bunda Indah genap berusia 63 tahun pada Rabu (12/8/2026). Perayaan ulang tahun digelar di kediamannya di Bumi Seroja Permai (BSP), Kecamatan Medan Sunggal, Kota Medan.
Dalam kesempatan itu, Adi Warman Lubis menyebut Bunda Indah sebagai sosok perempuan tangguh, kuat, hebat, rendah hati, dan penuh kasih. Menurutnya, Bunda Indah juga dikenal selalu berbuat baik kepada siapa pun tanpa membedakan suku, ras, agama maupun golongan.
“Bagi saya pribadi, Bunda Indah adalah Bunda untuk semua umat. Ucapan ini saya sampaikan dari hati saya dan teman-teman semua yang selalu memberikan apresiasi, rasa hormat, serta doa terbaik untuk Bunda,” ujar Adi.
Adi mengaku sangat mengagumi dan menghormati sosok Bunda Indah. Bahkan, katanya, kehadiran Bunda Indah telah memberikan semangat, keteladanan dan pelajaran hidup yang sangat berarti dalam perjalanan hidupnya.
“Bagi saya, Bunda sudah seperti ibu sendiri. Memang seorang ibu tidak akan pernah bisa tergantikan oleh siapa pun. Namun, kehadiran Bunda Indah telah memberikan banyak semangat, keteladanan dan pelajaran hidup yang begitu berarti bagi saya,” ungkapnya.
Adi juga mengenang salah satu pesan Bunda Indah yang hingga kini masih menjadi pegangan dalam menjalani kehidupan.
“Adi, anakku, jangan pernah sombong kepada siapa pun. Apa yang harus kita sombongkan dalam hidup? Bahkan debu yang melekat di badan kita pun bukan milik kita. Semuanya hanyalah titipan Allah SWT. Jadi, apa yang harus kita sombongkan? Harta, kemewahan, kedudukan dan jabatan, semuanya hanya titipan yang suatu saat harus kita pertanggungjawabkan di hadapan Allah SWT,” kenang Adi.
Menurut Adi, pesan tersebut mengajarkan pentingnya tetap rendah hati, bersabar dan belajar memaafkan siapa pun, termasuk orang-orang yang pernah merendahkan diri.
“Allah SWT saja Maha Pemberi Maaf dan Maha Pengampun. Apalagi kita yang bukan siapa-siapa. Jadi, apa yang harus kita sombongkan dan banggakan dalam hidup ini,” tuturnya.
Nasihat tersebut, kata Adi, selalu menjadi pengingat dalam setiap langkahnya agar senantiasa mawas diri, rendah hati, bersabar serta tidak membalas keburukan dengan keburukan.
Di usia Bunda Indah yang ke-63 tahun, Adi bersama teman-temannya mendoakan agar Bunda Indah senantiasa diberikan kesehatan, umur panjang dan penuh keberkahan, rezeki yang berlimpah, kebahagiaan serta kekuatan dalam menjalankan setiap langkah dan perjuangannya.
“Semoga setiap kebaikan yang Bunda berikan kepada orang lain menjadi amal kebaikan yang terus mengalir dan mendapatkan balasan terbaik dari Allah SWT,” katanya.
Adi berharap Bunda Indah tetap menjadi sosok yang selama ini dikenal banyak orang, yakni perempuan tangguh, kuat, rendah hati, penuh kasih dan selalu hadir untuk siapa saja tanpa memandang perbedaan.
“Bunda Indah adalah Bunda untuk semua umat. Tetaplah menjadi seperti lilin di tengah kegelapan, yang memberikan cahaya ketika banyak orang kehilangan arah, memberikan harapan ketika seseorang berada dalam kesulitan dan menunjukkan jalan keluar bagi setiap insan yang sedang menghadapi permasalahan,” ucapnya.
Menutup ucapan tersebut, Adi Warman Lubis kembali menyampaikan doa dan rasa hormatnya kepada Bunda Indah.
“Selamat ulang tahun yang ke-63, Bunda Indah. Semoga Allah SWT selalu menjaga dan melindungi Bunda dalam setiap langkah, memberikan kesehatan dan kebahagiaan, serta menjadikan setiap usia yang Bunda jalani penuh keberkahan,” ujar Adi.
“Terima kasih atas segala kebaikan, keteladanan, nasihat dan kasih sayang yang Bunda berikan. Sehat selalu, panjang umur, murah rezeki dan umur yang penuh keberkahan. Tetaplah menjadi cahaya bagi banyak orang. Tetaplah menjadi Bunda untuk semua umat,” pungkasnya. (Syahdan)